You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Logo Desa Teluk Santong
Logo Desa Teluk Santong
Teluk Santong

Kec. Plampang, Kab. Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat

JANGAN LUPA CEK FACEBOOK SANTONG MENGGODA

MENANAM KASIH UNTUK MASA DEPAN

LILIS FITRIYAH 02 Februari 2025 Dibaca 330 Kali
MENANAM KASIH UNTUK MASA DEPAN

Teluk Santong, [2 Februari 2025] – Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Nusa Tenggara Barat terus berupaya meningkatkan ketahanan lingkungan dan ekonomi masyarakat melalui program Satu Desa, Satu Demplot Agroforestry. Program ini hadir sebagai solusi terpadu dalam menjaga ketersediaan air, ketahanan pangan, serta mitigasi bencana di wilayah pedesaan.

Salah satu lokasi pelaksanaan program ini adalah Dusun Ai Boro, Desa Teluk Santong. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Dinas LHK Provinsi NTB, Julmansyah, S.Hut., M.A.P., Kepala Desa Teluk Santong, Masjude, S.H., beserta perangkat desa, BKPH Ampang Plampang, Komando Rayon Militer 1607-024, DKR Khawtir Ranting Plampang, serta masyarakat Dusun Ai Boro.

Dalam kegiatan ini, masyarakat bersama DLHK NTB mengembangkan sistem agroforestri yang mengombinasikan tanaman produktif dengan tanaman kehutanan. Metode ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga memperkuat daya dukung lingkungan dalam menghadapi perubahan iklim serta ancaman bencana seperti longsor dan kekeringan.

Selain manfaat ekologis, penerapan agroforestri juga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dengan sistem tanam yang berkelanjutan, warga dapat memperoleh hasil pertanian jangka pendek seperti hortikultura, sekaligus menjaga kelestarian hutan dengan tanaman jangka panjang. Keberadaan pohon-pohon peneduh juga membantu menjaga keseimbangan sumber daya air, sehingga dapat mengurangi risiko kekeringan yang kerap melanda daerah tersebut.

Kepala Desa Teluk Santong, Masjude, S.H., berharap program ini dapat terus berkelanjutan dan menjadi contoh bagi desa lain dalam menerapkan sistem pertanian berbasis agroforestri. “Kami sangat mengapresiasi upaya DLHK NTB dalam menghadirkan solusi berbasis lingkungan bagi masyarakat. Semoga program ini tidak hanya memberikan manfaat ekologis, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, program Satu Desa, Satu Demplot Agroforestry diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang dalam menjaga ketahanan air, ketahanan pangan, serta mitigasi bencana. Langkah konkret ini membuktikan bahwa solusi lingkungan yang tepat dapat membawa manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian alam untuk generasi mendatang

link video : https://www.facebook.com/share/v/18HbmeZUPK/https://www.facebook.com/share/v/18HbmeZUPK/

Bagikan Artikel Ini

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image